THE JUDGEMENT (PENILAIAN)
Assalamualaikum , Salam
sobat…
Tugas
kali ini menulis tentang masalah sosial, dan saya mengambil tema Penilaian.
Kenapa harus penilaian? Padahal kalau kita tahu bahwa masalah-masalah sosial
itu banyak, yang kita tahu contohnya , pembunuhan, perampokkan, banjir dll. Menurut
pribadi saya mempunyai pandangan bahwa masalah judgement adalah masalah sosial
yang ada di realita kehidupan. Setiap individu pasti pernah ngerasain atau
hanya perasaan tapi pasi kalian pernahkan dilingkaran kondisi judgement begitu
pula saya. Sebagai contoh yang dialami
mungkin kalian yang berperan sebagai anak sering atau pernah sama orang tua
sendiri dinilai hingga dibanding-bandingkan dengan orang lain. Ketika kalian
mengalami itu, bagaimana kalian memberi respond terhadap penilaian tersebut?
Banyak diantara kalian pasti memberi respond kurang baik sebagai contoh, kalian
menangis hingga marah karena kalian dinilai kurang baik oleh orang terdekat.
Tapi buat kalian yang berfikir logis pasti sebuah penilaian adalah dorongan
untuk mengubah sesuatu, bukan sebagai cercaan yang membuat kita down. Yaa
itulah nikmatnya dari penilaian sobat.
Mengenal
Judgement
Sebagai mahluk sosial, kita tak akan pernah luput
dari permasalahan. Sekalipun seorang nabi pasti mempunyai masalah. Kemudian,
saat kalian tahu masalah menerpa , mungkin sebagian dari kalian meghubungi
orang terdekat untuk curhat. Iya bukan? Biasanya diantara kalian curhat ke
orang-orang yang bener membuat kita nyaman dengan mengeluarkan respond. Pasti
kalian pernah juga merasakan respond cuek dari pendengar curhatnya, memberi
respond singkat yang sifatnya kurang membangun. Secara personal, kalian akan
menilai orang tersebut seperti apa.
Kalau
bisa disimpulkan bahwa pengertian dari Penilaian adalah memberi respon berupa
vonis atau nilai kepribadian yang dimiliki seseorang. Penilaian itu sangat
rentan terjadi dikehidupan. Apalagi buat orang-orang yang pemikirannya terlalu
singkat yang bisa menyimpulkan secara sepihak, bisa berubah jadi gossip hingga
fitnah. Kasian yaa korban dari vonisan judgement.
Sebagai
contoh yang nyata, anak punk yang dijalanan bergaya menyaramkan, tatoan hingga
secara fisik tak karuan. Dari sebagian pemikiran orang-orang , mereka menilai
kalau penampilan fisiknya kurang baik tandanya kepribadiannya kurang baik pula.
Terlalu banyak orang yang memvonis mereka menjadi anak yang buruk hingga sampah
masyarakat. Tapi dari sebagian dari orang-orang yang berani berempati dengan menelaah kehidupan mereka dan cerita
kehidupan mereka, mindset itu berubah menjadi lebih manusiawi tanpa
diskriminasi. Karena sama halnya manusia biasa, mereka hanya butuh pendampingan
yang lebih dengan bimbingan positif dan bukan menjadi bahan cercaan.
Pemikiran-pemikiran
kita tergantung cernaan apa yang kita amati, dengar. Darisitulah penilaian bisa
keluar. Karena dengan kita bersimpati hingga bemilitan hal-hal buruk disekitar
kita bukanlah sesuatu untuk dijauhi, tapi untuk dirangkul untuk merubah menjadi
hal yang baik. Tapi, saat kalian berpikir terlalu singkat, hal-hal yang buruk
hingga masalahpun hanyalah sampah yang harus cepat-cepat dibuang, bahkan orang
yang pemikiran singkat selalu menilai menjadi lebih buruk.
Kalau kalian bisa
menerima respon dengan emosi dan nafsu sesaat, biasanya kalian memvonis dengan
penilaian itu jauh dari pandangan perubahan. Terlalu banyak orang-orang
menggunakan perasaan, alhasil yang mereka dapati hanyalah tersinggung atau
emosi sesaat. Tapi , ada sebagian dari mereka menggunakan pemikiran secara
rasional, sehingga pemikiran mereka lebih logis dan mereka cenderung menganggap
penilaian buruk itu bukanlah boomerang , tapi mereka buat itu menjadi evaluasi
dan mereka cenderung mengabaikan hal-hal yang kurang menguntungkan .
Sobat, bisakah kita berubah? Mau
melakukan? Semua pasti bisa karena semua orang bisa, tergantung dari hati kita
sendiri. Dengan merubah diri kita dengan konsep 3M (Mau,Militan, Mindset) insya
allah itu bisa mengubah semuanya jauh dari pandangan buruk. Seperti apa yang
dikatakan dalam Al Quran bahwasannya Allah mengetahui apa yang kamu tidak
ketahui sekalipun itu buruk bagimu tapi baik buatKu dan itu baik buat kamu tapi
buruk buatKu. Saat kita menilai lingkungan sekitar kita dengan respon baik, ada
hal yang akan berubah meskipun itu sebesar biji dzarah. Yuuk , kita rubah
mindset masing-masing supaya menjadi lebih rasional. Karena banyak hal-hal yang
harus dirubah dalam lingkaran sosial disekitar kita.
Sekian dari apa yang saya tuliskan
karena apa yang saya tulis berasal dari pengalaman. Jika ada kekurangan dalam
tulisan saya mohon dimaklumi dan kekurangan hanya milik saya, kelebihan hanya
dimiliki Allah swt. Wassalam sobat
NB : Yuk ikut program
Patungan bareng kita untuk membantu anak-anak marginal yang mempunyai cita-cita
mulia dan menyentuh pendidikan sama halnya seperti kita
More info : 083806517536
7f7a79ad
Follow @sb_simatupang
No comments:
Post a Comment