Merupakan kebalikan dari forward chaining dimana mulai dengan sebuah hipotesa
(sebuah objek) dan meminta informasi untuk meyakinkan atau mengabaikan. Backward chaining inference
engine sering disebut: ‘Object-Driven/Goal-Driven‘.
Contoh 1 :
Diketahui sistem pakar
dengan aturan-aturan sebagai berikut :
R1 :
IF suku bunga turun THEN harga obligasi naik
R2 :
IF suku bunga naik THEN harga obligasi turun
R3 :
IF suku bunga tidak berubah THEN harga obligasi tidak berubah
R4 :
IF dolar naik THEN suku bunga turun
R5 :
IF dolar turun THEN suku bunga naik
R6 :
IF harga obligasi turun THEN beli obligasi
