Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia
ke komputer yang dirancang untuk memodelkan kemampuan menyelesaikan masalah
seperti layaknya seorang pakar.
Menurut ahli, yaitu (Syammsudin aries,2004) Sistem Pakar
adalah Sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar
komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan para ahli.
Komponen utama pada struktur sistem
pakar (Hu et al, 1987) meliputi:
1.
Basis Pengetahuan (Knowledge
Base) Basis pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa
representasi pengetahuan dari pakar.
2.
Mesin Inferensi (Inference
Engine) Mesin inferensi berperan sebagai otak dari sistem pakar. Mesin
inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi,
berdasarkan pada basis pengetahuan yang tersedia.
3.
Basis Data (Database) Basis
data terdiri atas semua fakta yang diperlukan, dimana fakta-fakta tersebut
digunakan untuk memenuhi kondisi dari kaidah-kaidah dalam sistem.
4.
Antarmuka Pemakai (User
Interface) Fasilitas ini digunakan sebagai perantara komunikasi antara pemakai
dengan sistem.
Teknik
Representasi Pengetahuan
Representasi pengetahuan
adalah suatu teknik untuk merepresentasikan basis pengetahuan yang diperoleh ke
dalam suatu skema/diagram tertentu sehingga dapat diketahui
relasi/keterhubungan antara suatu data dengan data yang lain. Teknik ini
membantu knowledge engineer dalam memahami struktur pengetahuan yang akan
dibuat sistem pakarnya. Terdapat beberapa teknik representasi pengetahuan yang
biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar, yaitu :
1. Rule-Based Knowledge
2. Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk fakta (facts) dan aturan (rules). Bentuk representasi ini terdiri atas premise dan kesimpulan
3. Frame-Based Knowledge Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk hirarki atau jaringan frame.
4 Object-Based Knowledge Pengetahuan direpresentasikan sebagai jaringan dari obyek- objek. Obyek adalah elemen data yang terdiri dari data dan metoda (proses).
1. Rule-Based Knowledge
2. Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk fakta (facts) dan aturan (rules). Bentuk representasi ini terdiri atas premise dan kesimpulan
3. Frame-Based Knowledge Pengetahuan direpresentasikan dalam suatu bentuk hirarki atau jaringan frame.
4 Object-Based Knowledge Pengetahuan direpresentasikan sebagai jaringan dari obyek- objek. Obyek adalah elemen data yang terdiri dari data dan metoda (proses).
5. Case-Base Reasoning Pengetahuan
direpresentasikan dalam bentuk kesimpulan kasus(cases).
Pengetahuan di dalam Sistem Pakar
Pengetahuan yang digunakan untuk
memecahkan suatu masalah harus dipaparkan sehingga dapat digunakan untuk
menuliskan kode ke dalam komputer dan kemudian dapat dilakukan
pengambilan keputusan oleh Sistem Pakar. Ada berbagai metode formal untuk
mewakili pengetahuan dan pada umumnya karakteristik dari suatu masalah tertentu
akan menentukan teknik penyajian yang sesuai mempekerjakan.
Dasar pengetahuan salah satunya didapatkan
dari aturan produksi perusahaan. Aturan ini terdiri dari suatu pendapat
atau kondisi yang diikuti oleh suatu kesimpulan atau tindakan (contoh : IF
kondisi THEN tindakan). Aturan produksi mengijinkan hubungan dasar
pengetahuan untuk dipecahkan ke dalam unit yang dapat dikendalikan. Suatu dasar
pengetahuan yang terdiri dari ratusan atau beribu-ribu aturan dapat menyebabkan
suatu masalah dengan organisasi dan manajemen aturan itu. Pengaturan
visualisasi dan aturan saling behubungan, mereka dapat dipenuhi sampai jaringan
ketergantungan.
Sepanjang konsultasi
aturan dasar, dikemukakan kondisi-kondisi yang dapat memuaskan
pemakai. Operasi ini dilakukan oleh mesin pengambil kesimpulan. Suatu
ketika semua kondisi-kondisi ( yaitu. IF bagian-bagian dari aturan) dari suatu
aturan sesuai, aturan dieksekusi dan kesimpulan yang sesuai ditarik. Berdasarkan
Atas kesimpulan dan fakta yang diperoleh selama konsultasi, mekanisme
kesimpulan menentukan pertanyaan yang (mana) akan ditanyakan dan di pesan
apa yang ditampilkan. Ada berbagai metoda inferencing tersedia untuk
melaksanakan tugas pencarian, menyesuaikan, dan eksekusi. Suatu karakteristik
Sistem Pakar yang berbeda dari perangkat lunak konvensional adalah kemampuan
mereka untuk memperbaiki kekurangan atau kesalahan data.
Dalam sepuluh tahun
terakhir, perangkat lunak komputer berbasis kecerdasan buatan yang disebut
Sistem Pakar sudah menerima banyak perhatian. Karena perangkat lunak ini sudah
banyak di gunakan untuk memecahkan permasalahan yang berhubungan didalam suatu
bidang. Contohnya meliputi sistem komputer disain, perbaikan lokomotif, dan
cloning Gen.
Pada jaman sekarang ini
perangkat lunak komputer yang paling sering digunakan adalah suatu Sistem Pakar
yang memiliki friendly user interface. Interface ini tidak membuat kerja sistem
itu menjadi lambat, tetapi dapat memungkinkan user yang tidak memiliki
pengalaman untuk mengetahui permasalahan, pemecahan dan dapat menarik
kesimpulan dari sistem itu.

No comments:
Post a Comment